PETA POTENSI JAWA TENGAH

Sumber daya mineral atau bahan galian adalah sumber daya yang telah disediakan oleh kulit bumi sebagai bagian dari mineral batuan dalam jumlah tertentu. Sumber daya ini jika diolah akan menghasilkan logam dan berbagai bahan keperluan proses industri untuk menunjang kehidupan manusia.

Sumber daya mineral yang tergolong tidak dapat diperbarui di antaranya logam mulia (emas, perak, platina), bukan logam mulia (tembaga, timbal, seng, timah, besi, mangaan, nikel), dan bahan galian industri (fosfat, asbes, belerang, gamping, pasir kuarsa, oker, lempung, mangaan, diatomae, gips, dan anhidrid).

Propinsi Jawa Tengah memiliki potensi sumber daya mineral dan batubara yang tersebar di seluruh kabupaten/kota terdiri dari:

  1. Batubara
  2. Unsur Logam (7 Jenis): Pasir besi, mangan, emas, barit, belerang, pirit dan Galena.
  3. Unsur bukan logam dan batuan (32 Jenis0: Phospat, asbes, Mika, Leusite, Oker, Granit, Dasit, Diorit, Batu Setengah Permata, Pasir Kwarsa, Kaolin, Feldspar, Gips, Bentonite, Batuapung, Trass, Diatome, Marmer, Batugamping, Dolomit, Basal, Andesit, Tanah Liat, Pasir, Tanah Urug, Andesit, Kalsit, Zeolit, Sirtu, Batu Sabak, Toseki.

Ada 13 jenis potensi mineral prospektif di Jawa Tengah:

  1. Diorit
  2. Marmer
  3. Trass
  4. Feldspar
  5. Phospat
  6. Ballclay
  7. Batu Kapur
  8. Kaolin
  9. Bentonit
  10. Pasir Kwarsa
  11. Andesit
  12. Tanah liat
  13. Paser Besi