Deskripsi Singkat

DISKRIPSI SINGKAT  MODEL PEMBELAJARAN “WISATA LOKAL”

Model pembelajaran “WISATA LOKAL” dimaksudkan untuk menjadikan potensi daerah sebagai  laboratorium dan sumber belajar.  Hal ini selaras dengan UU No.20 Tahun 2003, bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Diperkuat dengan UU No. 22 tahun 1999, bahwa  otonomi daerah memberikan keleluasaan kapada Bupati/walikota untuk mengoptimalkan potensi daerah, sehingga dapat memberikan bekal pengetahuan, ketrampilan dan perilaku kepada peserta didik agar  memiliki wawasan yang mantap tentang potensi daerahnya, melalui proses pembelajaran. Tujuan jangka panjang agar generasi penerus didaerah memiliki kemampuan untuk mengenal dan mengelola potensi daerah secara mandiri, kreatif dan produktif.

Model pembelajaran “WISATA LOKAL” adalah suatu model pembelajaran berbasis potensi daerah, yang dapat diimplementasikan pada setiap mata pelajaran, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi (komputer dan internet), serta ruang kelas yang ada. Model disusun melalui kerjasama dengan sekolah, dinas terkait, tokoh agama, dan masyarakat. Harapannya peserta didik dan guru memiliki kepedulian yang sama untuk memberdayakan potensi dearah yang ada, sehingga tercipta pembelajaran yang berpusat kepada siswa (active learning). Desain model pembelajaran “Wisata Lokal” ini terdiri dari: 1) Wisata lokal-kelas (local tourism-class), ruang kelas didesain dengan aneka gambar dan produk potensi daerah, 2) Wisata lokal-informasi (local tourism-information), pembelajaran informasi potensi daerah berbasis web.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *